|
13
Kami
are
the
object
of
worship in Shinto,
What
is
meant
by
kami?
Fundamentally, the term is an honorific for noble, sacred spirits, which implies a
sense of adoration for their virtues and authority.
Artinya :
Kami
merupakan
objek
penyembahan
dalam
Shinto.
Apakah
yang
disebut
dengan kami?
Pada dasarnya, istilah kami
adalah sebuah sebutan kehormatan
untuk kaum bangsawan, sebuah semangat suci
yang secara tidak langsung
merupakan penyembahan untuk kebaikan dan kekuasaan kami.
Menurut Ono (1998 : 7), di antara objek dan fenomena yang telah ada pada zaman
dahulu, yang dikatakan sebagai kami adalah kualitas pertumbuhan, kesuburan dan
produktivitas
;
fenomena
alam,
seperti
angin dan
guntur;
objek
alam,
seperti
matahari,
gunung, sungai, pohon dan batu karang; beberapa binatang dan roh-roh leluhur, seperti
roh kaisar, roh keluarga bangsawan dan roh pahlawan nasional.
Menurut
Agency
for
Cultural
Affairs
(1990
:
14),
yang
dikatakan
sebagai kami
adalah gunung, sungai, batu karang, pohon, burung, dan
manusia yang
mempunyai
mutu
yang
luar biasa, seperti kaisar, pahlawan,
uji atau keluarga
leluhur
juga dikenal sebagai
kami.
Menurut
Danandjaja
(1997
:
192-193),
bentuk
dewa Shinto
bisa
beragam,
adakalanya
berwujud
tokoh.
Bisa
juga
ia
berwujud
dewa Rase,
yang
di
Jepang
diidentifikasikan dengan dewa yang melindungi daerah persawahan. Apa pun wujudnya,
fungsi
dewa
ini
sebagai
pelindung
desa.
Ia
melindungi
pertanian
pada
umumnya
dan
juga menjaga kesehatan dan keberuntungan dari warga desa. Dalam keadaan sakit,
seorang
warga
desa
akan
mengunjungi
kuil untuk
berdoa
agar
cepat
sembuh.
Untuk
keberhasilan akademik putranya, seorang ibu akan memohon bantuan dewa pelindung
desanya.
|