Home Start Back Next End
  
b. Ketidaksadaran Kolektif
Ketidaksadaran kolektif
mengandung
isi-isi yang diperoleh selama pertumbuhan
jiwa
seluruhnya, yaitu pertumbuhan jiwa seluruh
jenis
manusia.
Ini
merupakan
cara-cara
reaksi kemanusiaan yang khas dalam mengahadapi situasi-situasi ketakutan, bahaya,
perjuangan, kelahiran, kematian dan sebagainya.
Daerah
yang
paling atas
atau langsung
di
bawah
ketidaksadaran
pribadi
berisikan
emosi-emosi dan efek-efek serta dorongan-dorongan primitif, apabila isi-isi manifestasi
ketidaksadaran
ini
orang
masih
dapat
mengontrolnya,
sedangkan
daerah
di
bawahnya
lagi berisikan invasi, yaitu erupsi dari bagian terdalam daripada ketidaksadaran serta hal-
hal
yang
sama
sekali
tidak
dapat
dibuat
sadar, manifestasi
dari
hal-hal
ini
dialami
oleh
individu sebagai sesuatu yang asing.
Ketidaksadaran
itu
dapat
diketahui
secara
tidak
langsung,
yaitu melalui
manifestasi
daripada
isi-isi
ketidaksadaran
itu,
seperti
bentuk symptom
dan
kompleks,
mimpi,
dan
archhetypus (Jung, 2002 : 166-169).
(1). Symptom dan Kompleks
Symptom 
dan 
Kompleks 
merupakan 
gejala-gejala 
yang 
masih 
dapat 
disadari.
Symptom adalah
gejala
dorongan 
daripada
jalannya
energi
yang
normal,
yang
dapat
berbentuk
symptom kejasmanian
atau
kejiwaan.
Symptom
adalah
tanda
bahaya,
yang
memberitahukan bahwa ada sesuatu dalam kesadaran
yang kurang, dan karenanya perlu
perluasan ke alam tak sadar.
Kompleks
adalah
bagian
kejiwaan
kepribadian
yang
telah
terpecah dan
lepas
dari
pengontrolan
kesadaran
dan
kemudian
mempunyai
kehidupan
sendiri
dalam alam
ketidaksadaran, yang selalu dapat menghambat atau memajukan prestasi-prestasi
kesadaran. Kompleks
itu
terdiri dari
unsur
inti, yang umumnya
tak disadari dan bersifat
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter