Home Start Back Next End
  
2.3.1  Struktur Kesadaran
Kesadaran mempunyai dua komponen pokok, yaitu fungsi jiwa dan sikap jiwa, yang
masing-masing mempunyai peranan penting dalam orientasi manusia dalam dunianya.
a.   Fungsi Jiwa
Fungsi
jiwa
oleh
Jung
ialah
suatu
bentuk aktivitas
kejiwaan
yag
secara
teori
tidak
berubah dalam lingkungan yang berbeda-beda. Jung membedakan empat fungsi pokok,
yang dua rasional, yaitu pikiran dan perasaan, sedangkan yang dua lagi irrasional, yaitu :
pendriaan
dan
intuisi.
Fungsi
keempat
dari
struktur
kesadaran ini menentukan tipe
orangnya
seperti :
tipe
pemikir,
tipe
perasa,
tipe
pendriaan,
tipe
intuisi.   Berfungsinya
fungsi-fungsi
rasional bekerja dengan penilaian, yaitu pikiran
(tipe pemikir)
menilai atas
dasar benar atau salah, menggunakan segala energi psikisnya dengan menggunakan daya
pikir, sedangkan perasaan (tipe perasaan) menilai atas dasar menyenangkan dan tidak
menyenangkan,
menggunakan
segala
energi
psikisnya
pada saluran
perasaan.
Kedua
fungsi
yang
irrasional
dalam fungsinya
tidak
memberikan
penilaian,
melainkan
hanya
mendapatkan
pengamatan,
yaitu
pendriaan (tipe
pendriaan)
mendapatkan
pengamatan
dengan sadar naluriah, sedangkan intuisi (tipe intuisi) mendapatkan pengamatan tidak
sadar naluriah (Jung, 2002 : 158-159).
b.Sikap Jiwa
Sikap jiwa ialah arah daripada energi psikis umum atau libido yang menjelma dalam
bentuk
orientasi
manusia
terhadap
dunianya.
Arah
aktivitas
energi
psikis
itu
dapat
ke
luar ataupun ke dalam,
dan demikian pula
arah orientasi manusia terhadap dunianya,
dapat ke luar ataupun ke dalam. Jadi berdasarkan atas sikap jiwanya
manusia dapat
digolongkan menjadi dua tipe, yaitu :
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter