|
47
2.10.4.
Penentuan Jumlah Level dan Nilai Level Faktor
Pemilih an
ju mlah
lev el p enting
artiny a
untuk ketelitian
hasil
p
ercobaan dan on gkos
p
elaksanaan p ercobaan.
M
akin
bany ak lev el
y
an g
diteliti
maka has il p ercobaan
ak an
lebih
akan
leb ih
teliti k arena
data
y
ang
dip eroleh
lebih b any ak.
Tetap i
bany akny a
level akan
menin gk atkan jumlah
p
engamatan sehin gga men aikkan on gkos p ercobaan.
Level
faktor dap at
diny atakan secara ku antitatif
sep erti
temp erature
:
20°C,
35°C
;
kecep atan
:
30 km/jam,
45
km/jam
dan
lainny a.
Dap at
p
ula
diny atakan
secara
kualitatif
jika
skala
numeric
tidak
digunak an
p
ada
level
faktor
tersebut.
Level
ju ga
d
ap at
diny atakan
secara
fixed
sep erti
tekanan,
temp eratur,
waktu,
dan
lain-lain
atau
dip ilih
secar a
random
dari
beberap a
kemun gkinan y an g ada sep erti p emilihan mesin, op erator dan lainny a.
2.10.5.
Identifikasi Interaksi Faktor Kontrol
Interaksi
muncul
ketika
dua
f
aktor
atau
lebih
y
an g
men galami
p
erlakuan
secara
bersama
akan
member ikan
hasil
y
ang berb eda
p
ada
karakteristik
kualitas
jika
d
ibandin gk an
faktor
y
ang
men galami
p
erlaku an
secara sendir i-sendiri (Peace,[1993],h.85).
Kesalahan
dalam
p
enentuan
interaksi
ak an
berp en garuh
p
ada
kesalahan
interp retasi data dan kegagalan p ada p enentuan p roses y ang
optimal.
Tetap i
Taguchi
lebih
mementin gkan
p
en gamatan
p
ada
p
eny ebab
|