Home Start Back Next End
  
20
reduksi 
biaya 
ketika 
mencari 
material-material 
tertentu 
yang 
perlu
difokuskan.
3.   Prioritas
pembelian
(perolehan),
di
mana
aktivitas
pembelian
seharusnya
difokuskan
pada
bahan-bahan baku
bernilai
tinggi
(high
cost)
dan
penggunaan dalam
jumlah
tinggi
(high
usage).
Fokus
pada
material-
material kelas A untuk pemasokan (sourcing) dan negosiasi.
4.   Keamanan
:
meskipun
nilai biaya per unit
merupakan
indikator
yang
lebih
baik
dibandingkan nilai
penggunaan
(usage
value),
namun
analisis
ABC
boleh
digunakan
sebagai
indikator
dari
material-material
mana
(kelas
A
dan
B)
yang
seharusnya lebih
aman
disimpan
dalam
ruangan
terkunci
untuk mencegah kehilangan, kerusakan, atau pencurian.
5.   Sistem
pengisian
kembali
(replenishment
systems),
di
mana
klasifikasi
ABC
akan
membantu
mengidentifikasi metode
pengendalian
yang
digunakan. 
Akan  
lebih   ekonomis   apabila   mengendalikan 
material-
material kelas C dengan simple two-bin system of replenishment (synonym
:
bin
reserve
system
or
visual
review
system)
dan
metode-metode
yang
lebih canggih untuk material-material kelas A dan B.
6.   Keputusan
investasi
:
karena
material-material
kelas
A
menggambarkan
investasi
yang
lebih
besar
dalam
inventori, maka
perlu
lebih
berhati-hati
dalam
membuat keputusan
tentang kuantitas pesanan dan stok pengaman
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter