|
44
overhaul,
lubrication
(pelumasan),
dan
pembersihan
dapat
ditetapkan
untuk ketiga daerah tersebut.
Laju kerusakan pada
masing-masing daerah
tersebut dapat dihampiri oleh
distribusi-distribusi tertentu, yaitu (Ebeling, p362):
?
Daerah 1 (burn-in) : Distribusi Weibull
?
Daerah 2 (useful life) : Distribusi Eksponensial
?
Daerah 3 (wearout) : Distribusi Weibull, Normal, dan Lognormal
2.8
Distribusi Kerusakan
Ada
terdapat
empat
distribusi
yang
digunakan
untuk
mengidentifikasi
pola
data yang terbentuk dari
waktu kerusakan dan pola data waktu perbaikan. Distribusi
tersebut
antara
lain, Distribusi
Weibull,
Distribusi
Lognormal,
Distribusi
Eksponensial, dan Distribusi Normal.
2.8.1
Distribusi Weibull
Distribusi Weibull
merupakan distribusi
yang paling banyak digunakan
untuk
waktu
kerusakan
karena
distribusi
ini
dapat
digunakan
baik
untuk
laju
kerusakan
yang meningkat maupun laju kerusakan yang menurun.
Terdapat
dua
parameter
yang
digunakan
dalam
distribusi
ini
yaitu
?
yang
disebut
dengan
parameter
skala
(scale
parameter)
dan
ß
yang
disebut
sebagai
parameter
bentuk
(shape
parameter).
Sedangkan
fungsi-fungsi
pada
distribusi
Weibull adalah (Ebeling, p59) :
|