|
23
spesifikasi use
case, dimana
use
case
dijelaskan
secara
singkat
namun
jelas dan dapat disertai dengan keterangan objek
sistem yang terlibat dan
function dari use case tersebut atau dengna diagram statechart karena use
case adalah sebuah fenomena yang dinamik.
Mengacu pada
Bennet (2003)
cara
untuk
mendokumentasikan use
case
adalah
menggunakan
template
yang
terdiri
dari
beberapa
bagian
yaitu
nama
dari
use case, precondition (hal
yang
harus
benar
sebelum
usecase dapat berlangsung), post-condition (hal
yang
harus benar setelah
usecase berlangsung), purpose (hal yang ingin dicapai oleh usecase),
description (ringkasan dari
dokumentasi
usecase),
normal
course
(kegiatan yang harus dilakukan oleh aktor sepanjang transaksi atau fungsi
tertentu), dan alternative course (kegiatan yang harus dilakukan aktor
pada saat terjadi kesalahan).
Bennet
juga
mengungkapkan
use
case
diagram mempunyai
dua
jenis
hubungan
(relationship)
yaitu
: extend dan include. Hubungan
extend digunakan ketika ingin menunjukkan bahwa use case
menyediakan
fungsi
tambahan
yang
mungkin
digunakan
oleh use
case
lain.
Sedangkan
hubungan
include
digunakan ketika terdapat
urutan
behaviour
yang
sering
kali
digunakan
oleh
sejumlah use
case
dan
ingin
dihindari
pengkopian
deskripsi
yang
sama
ke
setiap use case
yang
akan
menggunakan perilaku tersebut.
2.6.6.6
Sequence diagram
Mengacu pada Bennet (2003) sequence diagram
membantu
seorang analis kebutuhan
mengidentifikasikan rincian dari kegiatan
yang
|