|
30
M
asalah p ada
model Waterfall ini
adalah p embagian project
menjadi
beberap a
fase.
Sistem
delivery
serin g tidak
b
er guna
kar ena
project tidak
memenuh i kebutuhan customer
y
ang seb enarny a. M eskip un demikian, waterfall
model
men ggambarkan
p
erancan gan.
M
aka
dari
itu,
model
software
y
ang
berdasarkan
p
endekatan
waterfall
masih
men jadi
acuan
untuk
p
engemban gan
hardware-software y ang berskala b esar.
2.5
Sistem Basis Data
2.5.1
Pengertian Sistem Basis Data
M
enurut
Gerald V. Post, dalam bukuny a Database M anagement
Sy stems
(2005, p 2), sistem basis
data adalah
koleksi
bany ak data
y
ang
tersimp an dalam
format y ang
telah distandarisasi,
d
an
diran can g
untuk
dap at digunakan oleh
bany ak user.
M
enurut
Thomas
Connolly , dalam buku
Database Sy stems
-
A
p
ractical
app roach
to
design,
imp lementation
and
management (2002, p 14),
database
merup akan
sebuah
kump ulan
dar i
data
y
ang
berhubun gan
secara
logical
y
ang
dap at
digunakan
secar a
bersama-sama,
d
an
sebuah
deskrip si
dari
data
tersebut
dirancan g untuk mend ap atkan informasi y ang dip erlukan d ari sebuah or ganisasi.
Basis data
adalah
sekump ulan
elemen-elemen
data
lo gis y ang
digabun gkan.
Sebuah basis
data
men ggabun gkan
record
y
ang
disimp an
sebelumny a
dalam
file- file
terp isah
ke
dalam
sebuah
kelomp ok
elemen-elemen
data umum y ang
meny ediak an data untuk
bany ak
ap likasi.
Data
y
ang d isimp an
dalam
basis
data b erdiri
sendiri,
terp isah dari p rogr am
ap likasi
y
an g
|