Home Start Back Next End
  
39
c.
Sampel
Aksidental
:
teknik
penentuan
sampel
berdasarkan
kebetulan,
yaitu
siapa
saja yang secara kebetulan
bertemu
dengan peneliti yang dipandang
cocok sebagai
sumber data.
d. Sampel
Purposive
: teknik
penarikan
sampel
purposive
dilakukan
jika peneliti
ingin
mendalami  suatu  kasus  yang  melibatkan  jenis  responden  tertentu  dan  masalah
yang diteliti.
e.
Sampel
Jenuh
:
Teknik
penentuan
sampel
bila
semua
anggota
populasi
digunakan
sebagai
sampel.Hal
ini sering
dilakukan
bila
jumlah
populasi
relatif
kecil
yang
kurang dari 30 orang.
f.
Snowball
Sampling
: teknik
penentuan
sampel
yang
mula-mula
jumlahnya
kecil,
kemudian
membesar.
Dimana
responden
awal
dipilih
dengan
sampel
probabilitas
sedangkan
responden
berikutnya
diperoleh
dari usulan/masukan
responden
sebelumnya.
Teknik
ini digunakan
juga
pada
kasus-kasus
yang
cenduru
sensitif
sehingga sulit untuk menyusun kerangka sampel.
Pada
penelitian
ini menggunakan
teknik
Probability
Sampling-Simple
Random
Sampling
dimana
pengambilan
sampel
dari
anggota
populasi
dilakukan
secara acak
tanpa
memperhatikan
strata yang ada dalam populasi.
Ukuran
sampel
merupakan
jumlah
anggota
sampel.
Jumlah
sampel
yang 100%
(seratus  persen)  mewakili  populasi  adalah  sama  dengan  jumlah  anggota  populasi  itu
sendiri.
Jumlah
anggota
sampel
yang paling
tepat digunakan
dalam
suatu
penelitian
tergantung
pada tingkat
kesalahannya
(
dipengaruhi
oleh
sumber
dana,
waktu
dan tenaga
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter