|
11
2.1.3.2 Sejarah Internet
Menurut
Turban
(2006,
p674),
perkembangan
Internet pada
awalnya
dimulai
dengan
proyek
penelitian
oleh Advanced
Research
Project Agency (ARPA) of the U.S. Department of Defense. Pada tahun
1969
dengan
nama
ARPAnet
melakukan
uji
coba
kehandalan
WAN
yang menghubungkan peneliti, pendidik, personal militer, dan agen
pemerintah agar dapat saling bertukar data dan pesan serta transfer file.
Dari empat nodes sebagai awalnya, Internet telah tumbuh
menjadi
jutaan
nodes hari
ini.
Pertumbuhan
terbesar
terjadi
setelah
organisasi
yang bersifat komersial diperbolehkan bergabung dengan ARPAnet.
Pada tahun 1993, ARPAnet berubah
nama
menjadi
Internet. Setiap node
dari Internet menghubungkan beberapa user individual. Beberapa user
individual,
bahkan
puluhan
ribu
user
dalam satu node.
Sampai
dengan
hari ini pengguna Internet telah mencapai lebih dari 500 juta user.
Komputer dan node yang ada pada Internet terdiri dari berbagai macam
tipe dan fungsi. Unit-unit ini terkoneksi melalui sebuah jalur
komunikasi
data
dengan kecepatan
yang
berbeda-beda.
Jaringan
utama
yang menghubungkan unit-unit tersebut disebut backbone, biasanya
berupa
jaringan
fiber
optik
yang dioperasikan
oleh
perusahaan
telekomunikasi seperti MCI. Tidak
ada pusat yang mengatur Internet,
semua
biaya
operasional
ditanggung
oleh
ratusan
ribu nodes yang
terhubung, sehingga biaya yang ditanggung tiap unit menjadi kecil.
Sebuah organisasi harus membayar sedikit biaya bila mereka ingin
mendaftarkan
nama
mereka
dan
untuk
itu
mereka
perlu
memiliki
|