|
52
dan
melaporkan
event-event
dalam
tahapan
proses-proses
suatu
entitas.
5.
Monitoring. Manajemen harus memonitor pengendalian intern
untuk meyakinkan
bahwa fungsinya berjalan dengan baik.
Warren
(2005,
p183-184)
menyatakan
bahwa
tujuan
pengendalian intern adalah
memberikan jaminan yang wajar bahwa:
1.
Aktiva dilindungi dan digunakan untuk pencapaian tujuan usaha.
2.
Informasi
bisnis akurat.
3.
Karyawan mematuhi peraturan
dan ketentuan.
Menurut
Mulyadi
(2001,
p164),
unsur
pokok
sistem
pengendalian
intern adalah :
1.
Struktur
organisasi
yang
memisahkan
tanggung
jawab
fungsional
secara tegas.
2.
Sistem wewenang dan prosedur pencatatan
yang memberikan
perlindungan
yang
cukup
terhadap
kekayaan,
utang,
pendapatan
dan biaya.
3.
Praktik
yang
sehat
dalam
melakukan
tugas
dan
fungsi
setiap
unit
organisasi.
4.
Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung
jawab.
Menurut
Mulyadi
(2001,
p163-164),
tujuan
sistem
pengendalian
intern dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu :
1.
Pengendalian
intern
akuntansi
(internal
accounting
control)
yang
merupakan
bagian
dari sistem
pengendalian
intern,
meliputi
struktur
organisasi,
metode
dan ukuran-ukuran
yang
|