|
39
2.6.2.4 Matriks Strategi Besar (Grand Strategy Matrix)
David
(2006, p307)
berpendapat
bahwa Matriks
Strategi
Besar
didasarkan atas
dua
dimensi
penilaian
:
posisi persaingan dan pertumbuhan
pasar. Strategi-strategi
yang
sesuai
untuk sebuah organisasi
dituangkan dalam urutan
daya tarik
di
masing-masing
kuadran matriks. Semua organisasi dapat diposisikan dalam salah satu dari empat
kuadran strategi dari matriks besar, demikian juga divisi-divisi dari sebuah perusahaan.
Perusahaan
yang
berada
di
kuadran
I
Matriks
Strategi
Besar
berada
dalam
posisi
strategis
yang
baik
sekali.
Untuk semua
perusahaan ini,
konsentrasi terus-menerus
pada
pasar
saat
ini
(penetrasi pasar
dan
pengembangan
pasar)
dan
juga
produk
(pengembangan produk) merupakan strategi yang tepat.
9
Jika
perusahaan
di
kuadaran
I
memiliki
sumber
daya
yang
berlebihan,
maka
integrasi ke belakang, integrasi ke depan, atau strategi horisontal merupakan
strategi yang efektif.
9
Jika perusahaan
di
kuadran
I
terlalu
berkomitmen pada suatu produk
tunggal,
maka
diversifikasi
konsentris
dapat
mengurangi
resiko
yang
berkaitan dengan lini produk yang sempit.
Perusahaan
di
kuadran
II
perlu
menilai
pendekatan
pasar
yang
digunakan
saat
ini
dengan serius. Meskipun industri mereka tumbuh, mereka tidak bisa bersaing dengan
efektif,
dan mereka
perlu
menentukan mengapa
pendekatan
yang
digunakan
perusahaan saat
ini
tidak efektif
dan
bagaimana
harus
diubah
untuk
meningkatkan
daya saing perusahaan.
9
Karena
perusahaan
di
kuadran
II
berada
pada
industri
yang
tumbuh
cepat,
maka strategi intensif, biasanya merupakan pilihan pertama.
9
Jika perusahaan kekurangan
kompetensi pembeda atau keunggulan
kompetitif, integrasi horisontal sering merupakan alternatif yang dikehendaki.
|