|
42
2.6.3.1 Matriks Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSPM)
Matriks
Perencanaan
Strategi
Kuantitatif
(QSPM)
merupakan tahap
3
dari kerangka
analitis
perumusan
strategi.
Tekhnik
ini
secara
objektif
menunjukkan
strategi
alternatif
yang
paling baik.
QSPM
menggunakan
masukan dari
analisis
tahap 1
dan hasil-hasil
pencocokan dari
analisis tahap
2 untuk
memutuskan
secara objektif
strategi alternatif
yang dapat
dijalankan,
yaitu matriks
EFE, matriks
EFI dan CPM
yang menyusun tahap 1,
digabungkan dengan matrik TOWS, matriks SPACE, matriks
BCG,
matriks
IE dan matriks
Strategi
Besar,
yang
menyusun
tahap 2,
untuk
memperoleh
informasi
yang
diperlukan
dalam menyusun QSPM. QSPM adalah alat yang membuat para perencana strategi dapat
menilai
secara
objektif
strategi
alternatif
yang dapat
dijalankan, didasarkan
atas
faktor-
faktor
keberhasilan
kritis
eksternal
dan
internal
yang telah
dikenali
terlebih
dahulu.
(David, 2004, p311)
Total nilai daya tarik, didefinisikan dan dijelaskan di bawah ini:
Langkah 1.
Buatlah
daftar
peluang/ancaman
eksternal
kunci
dan
kekuatan/kelemahan internal
kunci dari perusahaan di
kolom kiri QSPM.
Informasi tersebut
harus diambil
lansung
dari
matriks EFE
dan matriks
IFE.
Langkah 2.
Berilah
bobot
pada
setiap
faktor
eksternal
dan
internal
kunci.
Bobot
tersebut sama
dengan
yang ada di matriks
EFE dan matriks
IFE.
Bobot
tersebut
disajikan
pada
kolom
sebelah
kanan kolom
faktor-faktor
keberhasilan kritis eksternal dan internal.
Langkah 3. Periksalah
matriks-matriks
pencocokan
di
tahap
2,
dan
kenaliilah
strategi-strategi alternatif yang harus dipertimbangkan organisasi untuk
diterapkan.
Tulislah
strategi-strategi
tersebut
pada
baris
atas
QSPM.
|