|
20
2.
Untuk
situasi
yang diketahui,
berapa
banyak
perbaikan
dapat
diperoleh
dalam
bentuk
ketepatan
ramalan?
(sejauh
mana orang dapat mencapai
ramalan
yang
sempurna?)
3. Jika kesempatan
untuk
mencapai
ketepatan
yang
lebih tinggi dalam situasi
tertentu
telah dipahami,
bagaimana
pengetahuan
itu dapat
membantu
dalam
pemilihan teknik peramalan yang tepat?
2.3 Koefisien Korelasi
Seringkali
terjadi
bahwa
dua
variabel
dikaitkan
satu
sama
lain,
walaupun
mungkin tidak selalu
benar
bahwa nilai suatu variabel bergantung
pada, atau disebabkan
oleh
perubahan
nilai
variabel
yang
lain. Pada setiap
kejadian,
suatu
hubungan
data
dinyatakan
dengan perhitungan
korelasi
antara
dua
variabel. Koefisien
korelasi
r adalah
suatu ukuran asosiasi (linear)
relatif antara
dua variabel. Ia dapat
bervariasi
dari
0
(yang
menunjukan
tidak
ada
korelasi)
hingga
±1
(yang
menunjukan
korelasi
sempurna).
Jika
korelasi
lebih
besar
dari
0,
dua
variabel
dikatakan
berkorelasi
positif
dan
jika
kurang
dari 0 dikatakan
korelasi negatif.
Koefisien
korelasi
memegang
peranan
penting
dalam analisis
data multivariant
(yaitu
apabila
yang
terlibat
dua
variabel
atau
lebih)
dan
mempunyai
kaitan
erat
dengan
analisis regresi.
|