Home Start Back Next End
  
38
Sedangkan
penekanan
dalam
desain
adalah
pada
logika
solusi dan bagaimana
memenuhi
spesifikasi
yang dibutuhkan
serta konstrain
atau
batasan
yang ada. Pada tahap
perancangan
berorientasi
objek,
penekanan
terletak
pada bagaimana
mendefinisikan
objek-objek
logik
dalam
aplikasi
yang
akan
diimplementasikan
ke dalam
bahasa
pemrograman
berorientasi objek.(Larman,
1998,
p6).
2.7.5 
Keunggulan
dan Kelemahan Analisis dan
Desain Berorientasi
Objek
Menurut
McLeod
(2001,
pp613-614),
ada
dua
kemampuan
utama
yang
terdapat
pada sistem berorientasi
objek, yaitu:
1.   Reusability
Kemampuan
untuk
menggunakan
kembali
pengetahuan
dan
kode program
yang
ada,
dapat
menghasilkan
keunggulan
saat
suatu
sistem
baru
dikembangkan
atau
sistem
yang ada dipelihara atau direkayasa ulang.
2.   Interoperability
Kemampuan
untuk
mengintegrasikan
berbagai aplikasi dari beberapa sumber, seperti
program
yang
dikembangkan
sendiri
dan perangkat
lunak
jadi,
serta
menjalankan
aplikasi-aplikasi
ini di berbagai platform perangkat
keras.
Menurut
McLeod
(2001,
pp613-614),
ada
beberapa
kelemaahan
yang
terdapat
pada sistem berorientasi
objek, yaitu:
Diperlukan waktu lama untuk memperoleh pengalaman
pengembangan.
Kesulitan metodologi
untuk menjelaskan sistem bisnis yang rumit.
Kurangnya
pilihan
peralatan
pengembangan
yang
khusus
disesuaikan
untuk
sistem
bisnis.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter