|
29
dengan
sistem
p
engendalian
internal,
namun
integr itas dan
kep uasan
kary awan harus menjadi p rioritas p ihak manajemen.
Wewenan g manajemen y an g tump ang tindih (management override)
M
anajer level atas memp uny ai otoritas y ang lebih b any ak dibandin gk an
dengan
kary awan
y
an g ber ada p ada
level b awah,
sehin gga p roses
p
engendalian di
level
atas
menjadi tidak efektif.
Wewenan g manajemen
y
ang
tump ang tindih
tidak
dap at
dicegah
den gan
sistem
p
engend alian
internal,
namun
p
erusahaan
dap at
berusaha
d
en gan
merekrut
manajer
y
ang
loy al
d
an
member ikan
mer eka
ko mp ensasi
y
ang
sep adan
untuk
p
erforma mereka.
2.3.4
Komponen S istem Pengendalian Internal
M
enurut
COSO
(Romney
dan
Steinbart,
2006,
p
.196)
ada
lima
komp onen dalam sistem p engend alian internal antara lain sebagai berikut:
1.
Lin gkun gan Pen gend alian (control environment).
Inti dari
semua b isnis
adalah oran gnya sifat
masin g-masin g indiv idu,
termasuk
integritas,
nilai
etika,
dan
kemamp uan
lin gkun gan
diman a
mereka
berop erasi. M ereka
adalah alat
y
ang
men gend alik an or gan isasi
dan merup akan dasar dar i segala sesuatu.
2.
Aktivitas Pengendalian (control a ctivities).
Prosedur
dan
kebijakan
p
engendalian
harus
d
itetap kan
dan
dijalank an
untuk
membantu
mey akinkan bahwa tindakan
y
an g dilakukan oleh
p
ihak
manajemen
untuk
menanggu lan gi resiko dan
untuk
mencap ai
tujuan organ isasi terlihat efektif.
|