![]() 76
Aktivitas
ini
membantu
p
engemban g
sistem
untuk
men gintegrasik an
standard
dan p rosedur
kualitas
untuk p roy ek-p roy ek tertentu,
sehingga
dip eroleh rancan gan
y
ang b aik. Kriteria k lasik
y
ang d ijad ikan
acuan
untuk
men gukur kualitas p erangkat lunak (software), d ap at dilihat p ada tabel 2.6.
Criteria
Measurement
Usable
Adaptasi
sistem
dengan
or ganisasi,
b
ekerja
salin g
berhubungan, dan konteks teknikal.
Secure
Ukuran
keamanan
sistem
dalam
men gh adap i
akses
y
ang
tidak terotorisasi terhadap data dan fasilitas.
Efficien t
Eksp loitasi ekonomis terhadap
fasilitas platform teknis.
Correct
Pemenuhan dar i kebutuhan.
Reliab le
Pemenuhan
ketep atan
y
ang
dibutuhkan
untuk
melaksan akan fun gsi.
Maintainable
Biay a untuk menemukan dan
memp erbaik i kerusakan.
Testable
Biay a
untuk
memastikan
bahwa
sistem
y
ang dibentuk
dap at
melaksanakan fun gsi diin ginkan.
Flexible
Biay a untuk mengubah sistem y ang d ibentuk.
Comprehensive
Usaha
y
ang
dip erlukan
untuk
mendap atkan
p
emahaman
terhadap sistem.
Reusable
Kemungk inan
untuk
menggunak an
bagian
sistem
p
ada
sistem lain y ang berhubun gan.
Portable
Biay a untuk
memindahkan sistem ke platform
teknis y ang
berbeda.
Interoperable
Biay a untuk menggabun gk an sistem ke sistem y ang lain.
Table 2.7
Classical Criteria
Sumber : M athiassen et al. (2000, p .178)
M
enurut
M
athiassen
et
al.
(2000,
p
.184),
untuk
mencip takan
sebuah
rancan gan
y
ang
baik
dip erlukan p ertimbangan
men gen ai kondisi-kondisi
dari setiap p roy ek y ang dap at
memp engaruhi k egiatan p erancan gan, y aitu:
1.
Technical
Terdiri dari p ertimban gan, p en ggunaan hardware,
software, dan sistem
lain
y
ang
telah dimiliki dan
dikemban gkan ; p engaruh
kemun gkin an
|