|
23
II.3 Tinjauan Topik
II.3.1
Pengertian Hemat Energi
Hemat energi adalah mengurangi jumlah penggunaan energi yang tidak
dapat diperbaharui, seperti energi minyak bumi
dan batu bara. (Wikipedia
bahasa Indonesia)
Hemat
energi
dalam arsitektur
adalah
meninimalkan penggunaan energi
tanpa
membatasi
atau
merubah fungsi
bangunan,
kenyamanan,
maupun
produktivitas penghuninya.( Gelar seminar bangunan hemat energi, teknologi
pengolahan limbah pada gedung, 1997, hal.17).
II.3.2 Hemat Energi pada Bangunan
Bangunan
sebagai
suatu
sistim terkait
dengan
masalah
yang
berhubungan dengan perencanaan arsitektur, struktur, utilitas, yang
berhubungan
dengan
beberapa
aspek
teknis
seperti
aspek
keamanan dan
keselamatan, kenyamanan, kemudahan dan kesehatan. Dalam perwujudannya
pemerintah telah menerbitkan UU.Bangunan Gedung No.28 Tahun 2002.
Hemat energi pada bangunan harus dimulai dari masing-masing cara
pengoperasiannya. Lebih dari 60 persen energi listrik yang dibangkitkan PLN
dikonsumsi oleh permukiman, sehingga terjadi peningkatan kenyamanan pada
bangunan. Suplai energi yang dibangkitkan relatif stagnan, sementara
kebutuhan
(demand)
meningkat
dari
tahun
ke
tahun
dan
harga
energi
terus
naik sehingga perlu tindakan
hemat
energi
yang
dimulai
dari
tahap
pemahamam
rancangan,
maupun
manajemen
pemanfaatan
energi.
Seperti
|