|
60
5. Faktor Management
Information for Critical Success Factors, y ang
dibobot
adalah tin gkat
dukungan
man ajemen
informasi terhadap
kegiatan
utama
p
erusahaan (Management Information Support of Core Activitied /MISCA).
6. Faktor Service
and Quality, p eny amp aian p roduk dan
p
elay anan
y
ang
benar,
bebas
dari kesalah an dan
tep at
waktu dengan
har ga
y
ang sesuai adalah
indikator
dan kriteria p en gukuran
y
ang dip ertimbangk an oleh p ara
stakeholder
(Parker et
al.,
1988,
p
353). Suatu p roses
p
erbaikan
p
elay anan
dan
tingkat
kualitas
adalah
strategi
organisasi, y ang
seh arusny a
dikenali
seb agai
p
rioritas investasi
y
ang
memiliki ef ek sinergis
dan kumulatif terhadap
kesuksesan organisasi
secara
keseluruhan.
7. Faktor
Agility,
Learning,
and Empowerment,
secara
berk esinambun gan
memusatkan p erhatian p ada p enin gkatan
f
leksibilitas,
intelijen d an kemamp uan
adap tasi
untuk
mengubah kedua
faktor p enting organ isasi
y
aitu tenaga kerja dan
p
roses bisnis. Lebih jauh lagi,
memp erkuat
investasi
or gan isasi
den gan
meny ediakan infor masi y ang dip erlukan, p ertanggun gjawaban dan otoritas dalam
p
engambilan kep utusan.
8. Faktor
Cycle-Time,
p
eningk atan
cycle
time
adalah
suatu
keharusan
dalam
berkomp etisi. Cycle time berfokus p ada semu a elemen y ang masih d alam p roses,
mulai
dar i
meny elen ggarakan
buday a
inovatif
untuk
memacu ide
baru
melalu i
p
engemban gan dan p roduksi
y
ang sukses
dan p eny aluranny a ke konsumen
dengan tep at
waktu samp ai p ada p embangunan
standar industri baru atau p raktik
terbaik (Parker, 1996, p 323).
9. Faktor Environmental
quality menjadi
p
en ggabun gan
y
ang
u
mum
untuk
beberap a
stakeholders p erusahaan (Park er, 1996, p 323). Dengan adany a
|