|
27
pendapat.
Selanjutnya
dia
membagi
persepsi
menjadi
indera
dan
intuisi
dan
pendapat menjadi pikiran dan perasaan. Dengan demikian, dihasilkan empat dimensi
atau ciri kepribadian (Luthans, 2006, p235) :
1. Introversion/ekst®aversion (introversi/ekstraversi)
2. Perceiving/judging (pendapat/penilaian)
3. Sensing/intuition (indera/intuisi)
4. Thinking/feeling (pikiran/perasaan)
Dia
berpendapat
bahwa meskipun secara
umum orang
memiliki
keempat
dimensi tersebut, namun kombinasi preferensinya berbeda-beda. Menurut Jung,
yang
penting preferensi
seseorang
tidak
lebih
baik
dari
orang
lain,
hanya
berbeda
(Luthans, 2006, p235).
Sekitar 20
tahun setelah Jung mengembangkan
teorinya,
pada
tahun 1940-
an. Katharine
Briggs dan Isabel Briggs-Myers mengembangkan sekitar 100 soal ujian
kepribadian
yang memberi pertanyaan
kepada peserta mengenai bagaimana mereka
biasanya merasa atau bertindak dalam situasi tertentu untuk mengukur tingkat
preferensi
pada
keempat pasang
ciri
yang
menghasilkan
16
tipe
yang
berbeda.
Disebut
Myers-Briggs Type
Indicator
atau
MBTI,
pertanyaan-pertanyaan
tersebut
berhubungan dengan
bagaimana
manusia
memfokuskan energi mereka
(ekstraversi
versus introversi), memberikan perhatian dan mengumpulkan informasi (indera
versus intuisi),
proses dan evaluasi informasi
dan membuat keputusan
(pikiran vesus
perasaan), dan mengorientasikan diri pada dunia luar (pendapat versus penilaian).
Misalnya
ESJT
adalah
Extravert, Sensing, Thinking, Judging. Tipe
ini
suka
berinteraksi dengan
yang
lain
(E),
melihat
dunia secara
realistis
(S),
membuat
keputusan secara objektif dan
tegas (T),
dan suka struktur, jadwal, dan
urutan (J),
ini adalah tipe manajer (Luthans, 2006, p236). Sedangkan kaum
INTJ adalah
visioner. Mereka biasanya memiliki pikiran asli dan dorongan yang kuat atas gagasan
|