|
42
hal atau
keadaan menjadi motif.
Jadi, motivasi adalah sesuatu yang
menimbulkan semangat
atau dorongan kerja (Sutrisno, 2009, p117).
Dengan demikian maka istilah motivasi sama artinya dengan kata-kata motive, motif,
dorongan,
alasan
dan
lain-lain.
Hal
ini
sejalan
dengan
pendapat Winardi
(2000,
p40)
yang
menyatakan bahwa
motivasi
berkaitan dengan
kebutuhan.
Kita
sebagai
manusia
selalu
mempunyai kebutuhan yang diupayakan untuk dipenuhi. Untuk mencapai keadaan
termotivasi, maka kita harus mempunyai tindakan tertentu yang harus dipenuhi, dan apabila
kebutuhan
itu
terpenuhi, maka
muncul lagi
kebutuhan-kebutuhan yang
lain
hingga
semua
orang termotivasi.
Dan juga Menurut
Loudon
dan
Della
Bitta (1993,
p322): A motif as an inner state
that mobilizes bodily energy and directs it
in selective fashion toward goals usually located
in
the external environment.
Pernyataan tersebut menjelaskan
bahwa
motif merupakan
suatu
keadaan
yang
menggerakan
energi
dan
tenaga
jasmani dalam
diri seseorang
dan
mengarahkan
secara
selektif
menuju
suatu
tujuan
yang
biasanya
terletak
dalam lingkungan
external.
Peran
motif
untuk
membangkitkan
dan menunjukkan perilaku
konsumen.
Motif
mempunyai beberapa fungsi penting
untuk mengarahkan perilaku, (Laudon
dan
Bella
Ditta,
1993,
p323)
yaitu
menetapkan
kebutuhan
dasar,
mengidentifikasikan obyek
sasaran,
mempengaruhi kriteria pemilihan, dan mengarahkan pengaruh-pengaruh lainnya.
Selain itu motivasi juga sangat erat
kaitannya dengan kinerja seperti
yang dikatakan
Jones
bahwa
motivasi
mempunyai
kaitan
dengan suatu
proses
yang
membangun
dan
memelihara perilaku
ke
arah suatu tujuan
(Sutrisno,
2009,
p116).
Dan
menurut
Sutrisno
(2009, p117) motivasi adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja
seseorang,
agar
mereka
mau
bekerja sama,
bekerja
efektif
dan terintegrasi dengan
segala
daya upayanya untuk mencapai kepuasan.
|