|
48
kebutuhannya yang menyebabkan orang mau bekerja keras. Dengan teori ini, dapat
disebutkan
bahwa
seseorang
akan
mau
berbuat
atau
tidak
berbuat
didorong
oleh
ada atau tidak adanya imbalan yang akan diperoleh yang
bersangkutan. Oleh karena
itu,
seorang pemimpin
haruslah
memberikan
imbalan
beebentuk
materi,
agar
bawahannya bersedia
diperintah
melakukan pekerjaan
yang
telah
ditentukan.
Jika
besar
imbalan
ini
bertambah,
maka
intensitas
pekerjaan
pun
akan
dapat
dipacu.
Jadi,
dalam
teori
ini
pemberian
imbalanlah
yang memotivasi
seseorang
untuk
melakukan pekerjaan (Sutrisno, 2009, p131).
2.
Abraham Maslow dengan Teori Hierarki
Dia
berpendapat
bahwa
kebutuhan
motivasi
seseorang
dapat
disusun
dengan
cara hierarki. Intinya, dia yakin bahwa jika satu tingkat kebutuhan terpenuhi, tingkat
tersebut
tidak memotivasi lagi. Tingkat kebutuhan
yang lebih
tinggi berikutnya diaktifkan
untuk memotivasi individu (Luthans, 2006, p280).
Abraham
H. Maslow
dalam Need Hie®arki
Theory menyatakan bahwa kebutuhan
dan
kepuasan
manusia
bersifat jamak
yaitu
kebutuhan
psikologis
dan
biologis
berupa
material. Maslow menggolongkan adanya lima kebutuhan manusia (Hasibuan 2003,
p104) :
1. Manusia adalah mahluk sosial yang bekeinginan dan selalu menginginkan lebih
banyak.
2. Keinginan ini bersifat terus menerus dan berhenti bila akhir hayat tiba.
3. Suatu kebutuhan yang telah terpuaskan telah menjadi alat motivasi bagi pelakunya.
4. Hanya kebutuhan yang belum terpenuhi yang menjadi alat motivasi.
5. Kebutuhan
manusia
itu
bertingkat
Adapun
tingkat
kebutuhan
manusia
yang
mendorong manusia untuk bekerja menurut Maslow adalah:
a. Kebutuhan fisik
|