|
50
Merupakan
kebutuhan akan
pengakuan
serta
penghargaan
prestise
dari
karyawan
dan
masyarakat
lingkungannya.
Ideal
pretise timbul karena
adanya
prestasi, tetapi tidak selamanya demikian.
e. Kebutuhan aktualisasi diri
Kebutuhan aktualisasi
diri
dipenuhi dengan
menggunakan kecakapan,
kemampuan,
ketrampilan,
dan
potensi optimal
untuk
mencapai prestasi
kerja
yang sangat memuaskan atau luar biasa yang sulit dicapai orang lain. Kebutuhan
aktualisasi diri ini berbeda. 2 hal
dengan kebutuhan yang lain yaitu:
Kebutuhan
aktualisasi
diri
hanya
dapat
dipenuhi
atas
usaha
individu
itu
sendiri.
Aktualisasi
diri
berhubungan
dengan
pertumbuhan
individu.
Kebutuhan
ini
berlangsung terus
menerus
terutama
sejalan dengan
meningkatnya
jenjang
karier seorang individu.
3.
David McClelland dengan Teori Motivasi Prestasi
Teori kebutuhan
yang
dikemukakan oleh
David
disebut juga dengan
teori
motivasi
prestasi.
McClelland
menyatakan
bahwa
tiga
kebutuhan
yang
diidentifikasikan
(kebutuhan
berprestasi,
kebutuhan
kekuasaan,
dan
kebutuhan
berafiliasi)
merupakan
titik
pendekatan
terhadap motivasi.
Menurut
Schemerhorn
(1997,
p348), McClleland
bereksperimen dengan
Thematic
Apperception Test (TAT) sebagai salah satu cara
untuk
memeriksa
kebutuhan
manusia
dan
merupakan suatu
teknik
proyektif
yang
digunakan
untuk
menilai motif sosial. TAT
meminta
seseorang untuk
melihat
lukisan/gambar
dan
menulis cerita tentang
gambar yang mereka lihat. Cerita itu selanjutnya
dianalisis isinya
untuk
mengetahui
kebutuhan
individual
sehingga McClleland
mengidentifikasikan
tiga
macam kebutuhan sebagai berikut:
1. Kebutuhan
berprestasi
(Need for Achievement),
merupakan
kebutuhan
untuk
mencapai
sukses,
yang
diukur
berdasarkan
standar
kesempurnaan
dalam
diri
|