![]() 25
Sebuah
model dari watermark secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut :
Sebuah
input
message
M
dan
Watermark
key
digunakan
untuk
menciptakan
sebuah watermark W.
Watermark W kemudian ditambahkan ke dokumen asli D
untuk
membuat
sebuah dokumen yang telah di-watermark D*.
Setelah
itu,
dokumen
yang
telah
di-watermark
mungkin
mengalami
serangan
atau
ada
penambahan noise.
Ini
dimodelkan dengan
menambah
komponen
tambahan N untuk menghasilkan D*.
Untuk
mengetes
D*
maka terlebih dahulu dokumen asli
D dikurangi
D*
sehingga
menghasilkan W*,
dan
kunci
tersebut digunakan
untuk
memproduksi
message output M*. M* kemudian dapat dibandingkan dengan M.
Noise/Attack
Watermark Original Original Watermark key document
document key
Gambar 2.13 Model Watermark Secara Umum
Sumber : Smith (2002, p3)
|