Home Start Back Next End
  
26
Detektor
yang
ditunjukkan di
sini
adalah
sebuah
contoh
dari
detektor
yang
mendapatkan
informasi secara jelas, karena
dokumen
yang asli
tetap
dibutuhkan
untuk
mendapatkan watermark.
Algoritma
watermark
yang
lebih
maju
disebut
blind
watermark
karena
dokumen
yang
asli
tidak
lagi
dibutuhkan pada
tahap
pendeteksian.
Sebagai
contoh,
dalam algortima tertentu watermark
itu
sendiri
adalah
data
frekuensi
tinggi
sehingga bisa
dideteksi dengan high-pass
filter.
Ide
menyembunyikan
informasi
pada bit dokumen yang kurang penting bisa diterapkan untuk watermarking.
2.4.2.  Kegunaan Digital Watermark
Kegunaan dari
sinyal
watermark
menurut
Suhono
(2000,
p20)
adalah
sebagai
berikut :
Tamper-Proofing
Watermark
digunakan
sebagai
alat
untuk
mengidentifikasi
atau
alat
indikator
yang menunjukkan data digital (host) telah mengalami perubahan dari aslinya.
Feature Location.
Menggunakan
metoda watermark
sebagai alat
untuk
identifikasikan isi
dari
data
digital
pada
lokasi
tertentu,
seperti
contohnya penamaan objek
tertentu
dari
beberapa objek yang lain pada suatu citra digital.
Annotion/caption
Watermarking
hanya
digunakan
sebagai
keterangan tentang
data
digital
itu
sendiri.
Copyright-Labeling
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter