|
27
Watermark
dapat
digunakan sebagai
metoda
untuk
menyembunyikan
label
hak
cipta pada data digital sebagai bukti otentik kepemilikan karya digital tersebut.
Syarat-syarat
yang
harus
terpenuhi
dalam
teknik
Digital
Watermark
menurut
Mitchell (1998, p338) adalah :
Data disisipkan secara langsung pada media host.
Data yang disisipkan pada media host tidak tampak.
Data
yang
disisipkan
tidak
terdeteksi
untuk
memastikan
keamanan
serta
penghapusan oleh orang yang tidak berhak.
Data
yang disisipkan
tahan
terhadap
manipulasi dan
proses
operasi
sinyal
terhadap sinyal host seperti kompresi, cropping, konversi digital ke analog.
Menurut
Busch (1999, p5), hal-hal yang perlu diperhatikan
untuk membuat
algoritma watermark yang dapat dikatakan aman (secure) apabila :
Menyediakan tingkat keamanan yang tinggi.
Mudah
dimengerti
siapa
pemiliknya
(dalam
penentuan
pemilik
dan
hasil
pendeteksian).
Keamanan lebih bergantung pada kunci daripada kerahasiaan algoritma.
Tersedia bagi
semua
pemakai (semua
orang
bisa
melihat dan
mendapatkan file
hasil watermark).
Dapat diimplementasikan dengan ekonomis ke dalam peralatan elektronik (tidak
menuntut spesifikasi software atau hardware yang terlalu tinggi).
|