|
39
Dalam
mendesain, sedapat
mungkin diberikan error prevention, contohnya, pada
menu
untuk
memasukkan
nama,
user
tidak
diperbolehkan
untuk
memasukkan
angka. Jika user
melakukan kesalahan,
sistem
harus
dapat
mendeteksi kesalahan
tersebut
dan
menampilkan kesalahan
si
pengguna
dan
memberikan contoh
penggunaan yang benar secara sederhana.
6. Mengizinkan pembalikan aksi dengan mudah (permit easy reversal of actions).
Dalam
melakukan desain,
sebisa
mungkin
diberikan undo.
Hal
ini
akan
memudahkan user
jika
melakukan kesalahan
yang
tidak
disengaja ketika
sedang
mengerjakan sesuatu.
7. Menyediakan kendali internal bagi user (support internal locus of control).
Sistem
harus
dirancang
supaya
user
merasa
menguasai
sistem
dan
sistem
akan
memberi respon atas tindakan yang diberikan.
8. Mengurangi muatan memory jangka pendek (reduce short-term memory load).
Manusia
mempunyai
keterbatasan dalam
mengingat
sehingga
memerlukan
tampilan
sederhana,
tampilan
halaman-halaman dapat
digabungkan,
dan
pergerakan Windows dapat dikurangi.
2.8.5
Unified Modeling Language (UML)
UML
(Unified
Modeling
Language)
adalah
penyulingan
dari
tiga
notasi
utama
dan sejumlah
teknik pemodelan yang diambil dari
beragam
luas
metodologi
yang telah
dalam
praktek
selama
dua
dekade
sebelumnya.
Selama
kali
ini
memiliki
dampak
tak
terbantahkan tentang cara kita memandang pengembangan sistem (Tom Pender, 2003).
UML
memiliki
beberapa
diagram
yang
digunakan
dalam
menggambarkan suatu
sistem.
|