|
61
Menyediakan sarana komunikasi
yang
cepat, baik dari
mesin ke
mesin
maupun dari
manusia ke manusia.
Mengurangi
informasi
yang
berlebihan
(misalnya
sistem
informasi
eksekutif
yang
menyediakan
informasi terstruktur
yang disesuaikan untuk eksekutif berdasarkan
faktor penentu keberhasilannya).
Meminimalkan
batasan
batasan
(misalnya
SCM
yang
dapat
meminimalkan
siklus
waktu untuk pengiriman produk, mengurangi persediaan, dan meningkatkan
kepuasan pelanggan).
Menyediakan pendukung pengambilan keputusan.
Menyediakan senjata persaingan, karena saat
ini sistem
informasi dapat dilihat
sebagai sumber keuntungan yang diharapkan dapat memberikan keuntungan dan
dapat mengungguli kompetitor.
2.14.
Daur Hidup Sistem (System Life Cycle)
Daur
hidup
sistem adalah
pengaplikasian
pendekatan
sistem untuk
pengembangan
sistem informasi
dan
subsistem berbasis
komputer.
Daur
hidup
sistem
terdiri dari rangkaian
tugas
yang
mengikuti pola
tertentu dan dilakukan secara top-down
sehingga dikenal dengan pendekatan air terjun (waterfall approach).
Daur
hidup
sistem terdiri
dari
lima
fase
dimana
empat
fase
pertama
berkaitan
dengan
upaya
pengembangan
sistem
sehingga
dikenal
dengan
sebutan
System
Design
Life
Cycle (SDLC).
Keempat
fase
tersebut
adalah planning
(perencanaan),
analysis
(analisa),
design
(perancangan)
dan implementation
(implementasi).
Fase
yang
kelima
adalah
use
(pemakaian)
yang
mana
akan
berlangsung
hingga
sistem perlu
untuk
dirancang ulang atau dihentikan (McLeod, 2001, p123).
|