|
79
2.16.
Unified Modeling Language (UML)
2.16.1.
Sejarah UML
Pada akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an, sudah banyak terdapat
metode
pemodelan berorientasi objek yang digunakan pada
industri-industri, diantaranya Booch
Method, Object Modeling Technique (OMT) yang diperkenalkan oleh James Rumbaugh,
dan Object-Oriented Software Engineering (OOSE) yang diperkenalkan
oleh Ivar
Jacobson. Keberadaan
berbagai
metode
tersebut
justru menjadi
masalah utama dalam
pengembangan
sistem berorientasi
objek,
karena
dengan
banyaknya
metode
pemodelan
objek yang digunakan akan membatasi kemampuan untuk berbagi
model
antar
proyek
dan antar tim pengembang. Hal tersebut disebabkan oleh berbedanya konsep masing-
masing
metode
pemodelan
objek
sehingga
menghambat komunikasi antara anggota tim
dengan
user
yang berujung pada banyaknya
kesalahan
atau
error pada proyek.
Dikarenakan
masalah-masalah
tersebut,
maka diperlukanlah
suatu standarisasi
penggunaan bahasa pemodelan.
Pada tahun 1994, Grady Booch dan James Rumbaugh bekerja
sama
dan
menyatukan metode pengembangan berorientasi objek mereka dengan tujuan untuk
menciptakan sebuah sistem pengembangan berorientasi objek
yang standar. Pada tahun
1995 Ivar Jacobson ikut bergabung dengan mereka dan ketiganya memusatkan perhatian
untuk menciptakan
sebuah bahasa pemodelan objek yang standar, bukan lagi
berkonsentrasi
pada metode atau
pendekatan berorientasi objek. Berdasarkan pemikiran
ketiga tokoh tersebut, maka akhirnya pada tahun 1997 bahasa pemodelan objek
standar
Unified
Modeling
Language
(UML)
versi
1.0
mulai
diperkenalkan
kepada
masyarakat
luas.
|