|
Yuliana Dewi Hertantry/ 1000868485
Page | - 27 -
terhadap
alam
tanpa
melupakan
bahwa
manusia
adalan
imanen
dengan alam.
Pemikiran dan keputusan dilakukan secara holistik, dan kontekstual
Perancangan
dilakukan secara teknis dan ilmiah.
Menciptakan kenyamanan bagi penghuni
secara fisik,
sosial dan
ekonomi
melalui
sistim-sistim dalam bangunan
yang
selaras
dengan
alam, dan lingkungan sekitarnya.
Penggunaan sistim-sistim bangunan
yang hemat energi,
diutamakan penggunaan
sistim-sistim pasif (alamiah),
selaras
dengan
iklim setempat,
daur
ulang dan
menggunakan
potensi
setempat.
Penggunaan
material
yang
ekologis,
sesuai
iklim
setempat,
menggunakan energi
yang
hemat
mulai
pengambilan dari alam
sampai
pada penggunaan pada bangunan dan kemungkinan daur ulang.
Meminimalkan
dampak
negatif
pada
alam,
baik
dampak
dari
limbah
maupun kegiatan.
Meningkatkan
penyerapan
gas
buang
dengan
memperluas
dan
melestarikan vegetasi dan habitat mahluk hidup
Menggunakan teknologi yang mempertimbangkan nilai-nilai ekologi.
Menuju pada suatu perancangan bangunan yang berkelanjutan.
Dari
pemikiran
pendekatan
diatas
akan
muncul
pertimbangan-
pertimbangan
yang
sangat
kompleks
dan
saling
berhubungan
secara
timbal
|