|
Yuliana Dewi Hertantry/ 1000868485
Page | - 78 -
tunggu. Selain itu, ruangan ini
juga dilengkapi tempat duduk
yang
terpisah,
yang
disediakan
bagi
tamu
untuk
beristirahat
dan
bersantai sambil membaca atau menonton televisi, dan lain-lain.
Kebutuhan Lobby pada tiap
hotel berbeda-beda, tergantung jenis
hotel
tersebut.
Misalnya,
lobby
pada
City
Hotel
tidak
membutuhkan ruang yang
luas, sedangkan
lobby pada resort
hotel
justru
sebaliknya.
Penataan
ruang
lobby
sebaiknya
lebih
mononjol
daripada
ruang
lain,
yang
dapat
dilihat
dari
finishing,
warna, material, pencahayaan dan dekorasinya.
f.
Fasilitas transportasi vertical mekanik (elevator)
Penempatan
elevator
(lift)
harus
dapat
terlihat oleh
public
dari
berbagai
arah
sehingga
harus
pula
berdekatan
dengan
entrance
dan registration desk.
g. Guest room
Pertimbangan
pertama
terletak ada
ukuran
ruang.
Panjang
dan
lebar
ruangan
ditentukan
oleh jumlah
furniture
yang
mengisi
ruangan
dan
tingkat
kemewahan
suatu
hotel.
Guest
room yang
peling
umum
terdapat
dalam suatu
hotel
adalah
twin
bed
room,
single
bed
room,
dan
suites
room.
Unit
terkecil
memiliki
sepasang tempat tidur kembar, baik yang diletakkan secara
terpisah dengan adanya meja lampu diantaranya maupun yang
diletakkan secara berdempet. Dari segi efisiensi ruang cara
keduanya
lebih baik daripada cara pertama. Pertimbangan kedua
|