|
keadaan
yang
dulu
disebut
multiple
personality
disorder
mulai
mendapatkan
banyak
pengakuan, dengan mempublikasikannya di empat surat kabar sebagai topik utama.
Menurut Uchinuma dan Sekine dalam
Davison, et al (2007: 181), setelah tahun 1920,
laporan
mengenai
dissociative
identity
disorder
menurun
hingga
tahun
1970.
Ketika
kasus
ini
kembali
meningkat tajam, kasus
ini tidak
hanya terjadi di
United States tetapi
juga
di
negara-negara
lain
seperti
Jepang.
Di
Jepang,
gangguan
disosiatif
ini
dikenal
dengan
nama
???? (Tajuu
Jinkaku)
atau
???????? (Kairisei
Douitsusei
Shougai).
Pengertian dissociative identity disorder atau yang sebelumnya dikenal dengan nama
multiple personality disorder menurut Davison, et al (2007: 179) adalah:
A
diagnosis
of
dissociative
identity
disorder
(DID)
requires
that
a
person
have
at
least
two
separate
personalities or
alters.
Different
modes
of
being,
thinking,
feeling,
and
acting
that
exist
independently of
each
other
and that
come
forth
at
different times.
Terjemahan:
Diagnosis
dissociative identity
disorder
(DID)
adalah
suatu
keadaan
yang
mengisyaratkan
bahwa
seseorang
memiliki
minimal
dua
kepribadian
atau
alter
yang terpisah.
Dengan
tipe, cara berpikir, merasa dan bertindak yang ada berbeda
satu sama lain dan muncul pada waktu yang berbeda.
Sedangkan pengertian
dissociative
identity
disorder
atau
multiple
personality
disorder
menurut
Multiple
Personality
Disorder
dalam
Free
Essays
(2003:
1)
adalah:
Multiple
personality
disorder
is
a
condition
in
which
a
person
has
more
than
one
identity, each of which speaks, acts, and writes in a very different way.
Terjemahan:
Multiple personality disorder adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki lebih dari
satu
identitas,
masing-masing berbicara, bertindak dan
menulis dalam cara
yang
sangat
|