|
Menurut Mido
dalam
Nasution
(2008:
20),
sebuah
cerita
tentu
terdiri
dari
peristiwa
atau
kejadian.
Suatu
peristiwa
terjadi
karena
aksi
atau
reaksi
tokoh-tokoh. Mungkin
antara
tokoh
dengan
tokoh,
antara
tokoh
dengan
lingkungan atau
mungkin
pula
antara
tokoh dengan dirinya sendiri.
Menurut
Oemarjati
dalam
Nasution
(2008:
21),
menerangkan bahwa
tokoh
hidup
dalam cerita ialah tokoh yang mempunyai tiga dimensi, yaitu:
1. Dimensi
fisiologis,
yaitu
ciri-ciri
fisik sang tokoh:
jenis kelamin,
umur, keadaan
tubuh/tampang, ciri-ciri tubuh, raut muka dan sebagainya.
2. Dimensi
sosiologis,
yaitu
unsur-unsur
status
sosial,
pekerjaan,
jabatan,
peranan
dalam
masyarakat,
pendidikan,
pandangan
hidup,
agama
dan
kepercayaan,
dan
lain-lain.
3. Dimensi
psikologis, yaitu
mentalitas, tempramen, perasaan-perasaan dan
keinginan pribadi, sikap dan watak, kecerdasan dan lain-lain.
|