|
contohnya
informasi
yang
penting
bisa
dicuri oleh
perusahaan
kompetitor,
detail
dari
kartu
kredit
dapat
dilihat oleh pihak yang tidak berwenang,
sehingga
dengan
demikian
akan
merusak
hubungan
antara
pelanggan
dengan perusahaan.
Ini
tentunya
akan
sangat
merugikan perusahaan.
4. Service providers and vendors-breaks in the IT value chain
Risiko
ini
berhubungan
dengan
kemampuan
dari provider
dan vendor.
Bila
mereka
gagal dalam menyediakan pelayanan
yang baik bagi kita,
maka akan berdampak
significant
bagi
sistem
TI
perusahaan. Dampak
lainnya
berhubungan
dengan
dampak
jangka
panjang
seperti
kekurangan
dalam penyediaan
layanan
TI
bagi
user
perusahaan
tersebut.
5. Applications-flaky systems
Risiko ini berhubungan dengan kegagalan aplikasi TI yang diterapkan. Aplikasi
biasanya
berinteraksi
dengan
user dan
dalam
suatu
perusahaan
biasanya
terdapat
kombinasi antara software paket dan software buatan yang diintegrasikan menjadi satu.
6. Infrastructure-shaky foundations
Risiko ini berhubungan dengan kegagalan dalam infrastruktur TI. Infrastuktur
adalah suatu nama yang umum bagi komputer maupun jaringan yang sedang dipakai dan
berjalan
di
perusahaan
tersebut.
Didalam infrastuktur
juga
termasuk
software,
seperti
Operation System dan Database Management System.
Kegagalan infrastuktur TI bisa bersifat
permanen,
ketika
suatu
komponen
terbakar,
dicuri, rusak maupun koneksi jaringannya sedang putus, maka dampak dari kegagalan
tersebut tergantung dari ketahanan sistem yang
ada. Apabila terdapat sistem yang
sudah
tidak kompatibel dengan
model
yang baru,
maka sistem tersebut
perlu diganti.
Apabila
|