Home Start Back Next End
  
menggunakan RAROC akan secara jelas memperlihatkan seberapa tinggi risiko
dari satu counterpart dimata perusahaan yang melakukan evaluasi risiko.
C.  Pengelolaan Risiko
Pengelolaan risiko pada dasarnya adalah rangkaian proses yang dilakukan untuk
meminimalisasi
tingkat
risiko
yang
dihadapi sampai
pada
batas
yang
dapat
diterima.
Secara
kuantitatif
upaya untuk
meminimalisasi risiko ini dilakukan dengan menerapkan
langkah-langkah
yang
diarahkan
pada
turunnya (angka)
hasil
ukur
yang
diperoleh
dari
proses pengukuran risiko.
Jika
Risiko-Risiko
yang dihadapi oleh perusahaan
telah diidentifikasi dan diukur
maka akan dipertanyakan bagaimana cara
memberikan struktur risiko yang terbaik bagi
perusahaan. Pertanyaan tersebut mengarah kepada upaya untuk :
1.   Meningkatkan kualitas dan prediktabilitas dari pendapatan perusahaan (earning)
untuk mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham (shareholder value).
2.   Mengurangi 
kemungkinan 
munculnya 
tekanan 
pada 
kemampuan 
keuangan
(financial distress)
3.   Mempertahankan margin operasi (operating margin)
Konsep pengelolaan risiko berbicara seputar alternatif cara untuk mencapai
tujuan-tujuan  diatas.  Pada  dasarnya  mekanisme  Pengelolaan  Risiko  dapat
dikelompokkan sebagai berikut :
1.   Membatasi Risiko (Mitigating Risk)
Membatasi Risiko dilakukan dengan menetapkan
limit
risiko.
Penetapan
limit
risiko yang dapat diterima
oleh perusahaan tidak semata-mata dilakukan untuk
membatasi risiko
yang diserap oleh perusahaan, melainkan juga
harus diarahkan
kepada
upaya
untuk
mengoptimalkan
nilai
bagi
pemegang
saham.
Pendekatan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter