![]() 24
Atur
masing-masing
penyebab/masalah
yang
ada
sesuai
dengan
pengelompokan yang dibuat. Pengaturan dilaksanakan berurutan sesuai dengan
besarnya
nilai
kuantitatif
masing-masing. Selanjutanya gambarkan keadaan ini
dalam bentuk
grafik
kolom.
Penyebab
nilai
kuantitatif
terkecil
digambarkan
paling kanan.
Buatlah
grafik
garis
secara
komulatif
(
berdasarkan
prosentase
penyimpangan
)
diatas
grafik
kolom ini.
Grafik
garis
ini
dimulai
dari
penyebab
penyimpangan
terbesar
terus
terkecil
dan
secara
lengkap
diagaram
pareto
sudah
bisa
digambarkan.
Gambar 2.2 Contoh Grafik Diagram Pareto
|