|
yang
terletak di
antara
garis
isotern 20°C di
sebelah
selatan bumi
utara
dan
selatan. (Georg.Lippmeier,
Bangunan
Tropis,
pi)
Arsitektur
tropis,
lebih
mengerah
pada
pendekatan
aspek
iklim
dan
pemecahan
persoalan
yang
ditimbulkan
iklim
tropis, seperti
terik
matahari,
suhu
tinggi,
hujan
dan
kelembaban tinggi. (Menurut Tri
Harso
Karyo)
Ciri
Utama
iklim
tropis
adalah
temperatur
yang
tinggi
dengan
angka
rata
rata
tahunan
tidak
di
bawah
20°C.
Oleh
sebab
itu
konstruksi
bangunan
terutama
mempunyai
fungsi
perlindungan
terhadap
pengaruh
panas
yang
berlebihan.
Daerah
tropis
dibedakan ke
dalam dua
jenis
yaitu
tropis basah
dan
tropis
kering
:
Ciri
daerah tropis basah
Presipitasi
dan kelembaban
tinggi dengan
temperature
yang hampir selalu
tinggi.
angin
sedikit, radiasi
matahari
sedang
sampai
kuat.
Pertukaran panas
kecil,
karena
tingginya kelembaban.
Ciri
daerah tropis
kering
Radiasi
matahari
sangat
kuat
dan
permukaan
tanah
reflektif.
Hujan sedikit,
begitu
juga
kelembaban.
Bisa terjadi badai pasir dan
debu. Perbedaan
temperatur
antara
malam dan
siang
besar.
Indonesia
termasuk
ke dalam
kategori
daerah
tropis
basah.
Bangunan
dengan
desain
arsitektur
tropis,
memiliki ciri
khas
atau
karakter
menyesuaikan
dengan
kondisi
iklim
tropis, atau
memiliki
bentuk
tropis. Tetapi
dengan
adanya
|