|
14
Singkong (Manihot utilissima):
-
Dari Brazil tahun 1876, sebagai bahan baku industri.
Singkong (Hevea braziliemsis):
-
Dari
Brazil
sebagai
penghasil
bahan
makanan
(karbohidrat).
Vaneli ( Vanilla planifolia):
-
Dari Mexico tahun 1819, sebagai pengharum
makanan dan minuman.
Lici (Litchi chinensis):
-
Dari China Selatan tahun 1823, sebagai penghasil
buah sekaligus menjadi tanaman yang paling tua saat
ini di Kebun Raya Bogor.
Vaneli Vanilla planifolia):
-
Dari Mexico tahun 1819, sebagai pengharum
makanan dan minuman.
Kina (Cinchona calisaya):
-
Dari Bolivia tahun 1852, sebagai bahan obat malaria.
Teratai Raksasa (Victoria amazonica):
-
Dari
Brazil,
Sungai
Amazon
tahun
1860,
sebagai
tanaman hias kolam.
Coklat (Theobroma cacao):
-
Dari
Mexico
tahun
1819,
sebagai
bahan
makanan
dan
aroma.
Pada tahun 1986 LIPI mengadakan reorganisasi kelembagaan.
Dalam struktur
organisasi
LIPI
ini
Kebun
Raya
Bogor
berstatus
sebagai
Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang membawahi 3 kebun raya lainnya,
yaitu:
-
Cabang Balai Pengembangan Kebun Raya Cibodas
-
Cabang Balai Pengembangan Kebun Raya Purwodadi
-
Cabang Balai Pengembangan Kebun Raya Eka
Karya Bali
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 103
tahun 2001, maka Kebun
Raya
mengalami perubahan struktur baik
tingkat
eselon
maupun
nama
lembaga.
Perubahan
tersebut
yakni
dari
UPT Balai Pengembangan Kebun Raya LIPI, menjadi Pusat Konservasi
Tumbuhan Kebun Raya Bogor, LIPI.
2.4.2 Kedudukan
Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor berada langsung di
bawah
Deputi
Bidang
Ilmu Pengetahuan
Hayati
LIPI,
sedangkan
UPT
Balai
Konservasi
Tumbuhan
Kebun
Raya
Cibodas, Purwodadi
dan
Bali
berada
di
bawah Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, LIPI.
|