|
8
2.1.2 Konsep Pemasaran
Konsep pemasaran (marketing
concept) mengatakan bahwa
untuk mencapai
tujuan organisasi
tergantung pada penentuan kebutuhan
dan
keinginan pasar
sasaran
(target market) dan
memuaskan
pelanggan secara
lebih efektif
dan efisien
daripada yang dilakukan oleh pesaing.
Dalam
buku
Manajemen Pemasaran
Global
(Keegan,
2003,
p3),
dipaparkan
bahwa konsep pemasaran ialah sebagai berikut:
Dalam tiga dekade terakhir konsep pemasaran telah berubah secara dramatis.
Konsep
pemasaran telah berkembang
dari
konsep
pemula, yang
memfokuskan
pemasaran
pada
produk
dan
dengan
membuat
produk
yang
lebih
baik,
dimana
yang
lebih
baik
itu
didasarkan
pada standar
dan
nilai
internal.
Tujuannya
adalah
laba,
dan
cara
mencapainya
adalah
menjual,
atau membujuk
pelanggan
potensial
untuk
mempertukarkan
uangnya
dengan
produk
perusahaan.
Konsep
baru dari
pemasaran,
yang
muncul di
sekitar
tahun
1960,
mengalihkan
fokus
pemasaran
dari
produk
ke pelanggan. Tujuannya masih tetap laba, tetapi cara
mencapainya menjadi
lebih
luas,
mencakup
seluruh
bauran
pemasaran
(marketing mix),
atau
empat
P
seperti yang telah dikenal luas : Product, Price, Promotion, dan Place.
Dan
Komaruddinn
(2003,p10)
mengatkan
bahwa
menejemen
marketing
adalah
menejemen
yang
berhubungan
dengan pertukaran nilai
antara
suatu
organisasi
dengan
para
pemegang
taruhan
yang
relevan.
Definisi
ini
lebih
longgar
dari pada definisi marketing
yang
membatasi
diri pada
organisasi bisnis dan
kegiatan
dalam
bentuk arus
barang atau
jasa
dari
produsen
kepada
konsumen.
Pemahaman
kita mengenai
menejemen marketing akan lebih pasti jika juga memahami sejumlah
tujuan
manajemen
marketing.
Tujuan manajemen
marketing
yang
paling
utama
meliputi
penetuan
tujuan
tujuan
yang mencerminkan
falsafah,
sasaran
sasaran,
dan kemampuan pasar dari suatu perusahaan yang jika diperinci akan meliputi :
|