|
30
b.
Dapat
menciptakan pasar
baru,
menghasilkan
perkembangan
produk
baru
yang
lebih
baik,
mengubah posisi biaya
bersaing relatif
dalam
industri,
serta
membuat
produk
dan
jasa
yang
sudah
ada
men]adi ketinggalan
zaman.
c.
Mengurangi atau menghilangkan
hambatan
biaya antar-bisnis, menciptakan
rangkaian
produksi
yang lebih
pendek,
mengurangi
ketrampilan
teknis,
dan
menghasilkan perubahan nilai serta
harapan
karyawan, manajer,
dan
pelanggan.
d. Menciptakan keunggulan kompetitif yang
lebih
berdaya
guna.
Kekuatan
Kompetitif (Persaingan)
Menurut
David
(2009,
p137),
bagian
yang
paling
penting
dalam audit
ekstemal
adalah
mengidentifikasi perusahaan
pesaing
dan
menentukan
kekuatan, kelemahan,
kemampuan,
peluang,
ancaman,
tujuan
dan
strategi.
Perusahaan
yang
berhasil
selalu
berusaha
mengenal
pesaingnya
sebaik
mungkin
seperti
yang
dilakukannya
terhadap
para
konsumen.
Analisa
dan
evaluasi
terhadap
pesaing
akan membantu
manajemen
memutuskan
dimana
akan
bersaing
dan
bagaimana
menentukan
posisi
menghadapi
pesaingnya pada
setiap
pasar
sasaran.
Karena
itu,
pasar
terlebih dahulu
perlu
didefinisikan
atau
ditentukan
sehingga
konsumen
dan
pesaing
dapat
dianalisa
secara
tepat.
2.2.1.1.2.
Analisis Kompetitif (Model Lima Kekuatan PORTER)
Menurut
Michael
E.Porter
(David,
2009,
pl46),
hakikat
persaingan
industri
dapat
dilihat
sebagai kombinasi
atas
lima
kekuatan
yang
dapat
dilihat pada
gambar 2.1
dibawah
ini.
|