![]() 31
I
Potential
I
Entrants
Threat of
-New-Entrants
Industry
Bargaining Power
Competitors
Bargaining Power
ISuppliers
I
of Suppliers
\_)
of Buyers
Rivalry among
existing firms
Threat of Subst
ute
Products or Service
/substitutes/
Gambar
2.1
Lima
Kekuatan Persaingan Porter
Lima
kekuatan
persaingan tersebut
secara
bersama-sama
menentukan
intensitas
persaingan
dan
kemampulabaan
dalam
industri,
dan
kekuatan
yang paling
besar akan
sangat
menentukan serta menjadi sesuatu yang sangat penting
dari
sudut pandang
perumusan
strategi.
a.
Persaingan antar
perusahaan sejenis
(the
jockeying
among current rivalry)
Menurut
David
(2009,
pl48),
strategi
yang dijalankan
oleh
sebuah
perusahaan
dapat
berhasil
hanya
sejauh
ia
menghasilkan
keunggulan
kompetitif
atas
strategi
yang
dijalankan
perusahaan
pesaing.
Intensitas
persaingan
antarperusahaan
saingan
cenderung
meningkat
ketika
jumlah pesaing
bertambah,
ketika pesaing
lebih
setara
dalam
hal
ukuran
dan
kapabilitas,
dan ketika
permintaan
akan produk
industri
itu
menurun.
Persaingan
juga
meningkat
manakala
konsumen
dapat beralih
merek
dengan
mudah,
ketika
hambatan
untuk
meninggalkan
pasar
tinggi,
tatkala
biaya
tetap
tinggi,
serta
ketika
perusahaan
pesaing
beragam
dalam
hal strategi,
asal-usul,
dan
budaya.
|