![]() ..
IT
Untuk
menghasilkan
hasil
yang
tepat
diperlukan
pengontrolan
biaya
SIITI
dan
memperbaiki
dampak bottom-line
secara
bersamaan.
Sebagai
proyek
baru
memungkinkan
bisnis
untuk
memperbaiki
produk,
layanan
dan
kualitas
pada
saat
bersamaan
dan
juga
mengurangi
biaya
pengoperasian,
dampak
yang
tinggi
pada
dampak
bottom-line.
Manajemen
berfokus
pada
pengendalian
biaya
operasional
yang
berjalan,
kebanyakan
biaya
kemungkinan
menurun.
Kombinasi
ini
memungkinkan
perusahaan
untuk
bergerak
dari
today 's
cost dan
posisi bottom-line untuk suatu pengendalian
biaya
dimasa depan dan
memperbaiki posisi
dampak bottom line.
Higha
Co
..-·
HlghC!t' Growth:
t-ligher Com
HIQher Impact
·"
-'
Today's
,/
Stable
cost; .
.
.
----·!
.
Same
(currenu Co!lt
Cost
Situat1on
-
.
·.·
.· H!}herlmpuct
Jmprov.cmcrrt:
Zon
Sweet Spot:
Lo'l.>er Cos!
Reduced Cost:
Higher lmpaa
Lcr.wrCost
same{a rn:ot) Impact
Sumber:
Benson
eta/, 2004, p5
LO'A"frr
Impact
Bottom.Lfne
Impact
Higher
Impact
Gambar 2.5
Kemungkinan Pengeluaran Biaya
SIITI
Perusahaan
Menurut
Benson
et al (2004,
p4),
kemungkinan
pengeluaran
biaya
perusahaan
bergantung pada
tujuan berikut :
1. Tujuan Pengurangan Biaya
Dengan
mengaplikasikan
kerangka
kerja
dan
praktek
manajemen,
perusahaan
dapat
mengurangi
biaya SIITI
dan
mempertahankan
kontribusi
yang
dibuat
SIITI
ke
bottom-line. Kinerja SIITI
tetap seperti
sebelumnya, namun
biaya
berkurang.
|