|
18
3.
Asas Adil dan Layak, artinya insentif yang diberikan harus
berdasarkan atas kelayakan dan keadilan terhadap semua
atlet. Misalnya: pemberian hadiah atau reward serta
hukuman terhadap semua atlet harus adil dan layak.
4.
Asas Perhatian Timbal Balik, artinya atlet
yang berhasil
mencapai tujuan dengan baik, maka pimpinan harus
bersedia memberikan insentif.
2.3.3
Bentuk-bentuk Insentif
Menurut Alderman dan Wood (dalam Danielson, 2004) insentif
dapat berupa tangible dan psychological.
1.
Tangible Incentive, merupakan bentuk nyata berupa piala,
medali, plakat, sertifikat, uang, barang dan lain sebagainya.
2.
Psychological Incentives meliputi:
a.
Independence atau tidak bergantung, bebas, dengan
kata lain insentif berhubungan dengan kesempatan
untuk
mengekspresikan diri tanpa bantuan orang lain,
sebagai contoh dorongan keinginan untuk sehat.
b.
Arousal:
berhubungan dorongan untuk memperoleh
kegembiraan, dorongan untuk memperoleh sesuatu
yang baru
c.
Esteem:
insentif berhubungan dengan peningkatan
status, prestis, ingin dikenal
|