Home Start Back Next End
  
11
d.
Sukses dalam pekerjaan
Individu mempunyai kinerja yang baik dan pantang
menyerah hasil dari dorongan motivasi menjadi prediktor
kesuksesannya dalam bidang yang ditekuninya.
e.
Menetapkan sasaran yang menantang
Individu akan mempertimbangkan terlebih dahulu
resiko yang akan dihadapinya sebelum memulai suatu
pekerjaan dan cenderung lebih menyukai permasalahan
yang memiliki tingkat kesukaran yang sedang, menantang
namun memungkinkan untuk diselesaikan.
Steer dan Porte (1991) menjelaskan secara berbeda mengenai
tiga faktor motivasi berprestasi pada individu, yaitu:
a.
faktor arah, yaitu perilaku yang timbul berupa perilaku yang
terarah pada tujuan yang ingin dicapai.
b.
Faktor energi, yaitu kekuatan atau usaha yang
menyebabkan terjadinya perilaku
c.
Faktor keajegan, yaitu adanya usaha untuk memelihara
dan mempertahankan perilaku kerja sampai tujuan.
Berdasarkan beberapa pendapat diatas, diperoleh suatu rumusan
baru tentang faktor-faktor motivasi berprestasi yaitu meliputi:
menghendaki umpan balik (feed back),
berorientasi pada keberhasilan,
tahan terhadap tekanan dan menetapkan sasaran yang menantang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter