Home Start Back Next End
  
5
Hingga saat
ini
Aikido
juga
banyak
memiliki banyak cabang-cabang "teknik"
(style)
yang 
juga 
memperkaya  teknik-teknik  yang  tidak 
meninggalkan
teknik  dasarnya.
Aliran
Nisyo
misalnya
lebih
menekankan
style
teknik-tekniknya kepada
pedang
(bokken)
dan
tongkat
(jo).
Sedangkan
aliran
Iwama
lebih
menekankan teknik-
tekniknya kepada kecepatan dalam
mengatasi serangan
lawan (nage). Pendiri Aikido,
Morihei
Ueshiba,
berkata
bahwa
untuk
menjadi
pengikut
Aikido
yang
sukses,
para
murid
harus
“menerima 99%
serangan
lawan
dan
menatap
wajah
kematian
tanpa
takut.”
2.2.3           Sistem Tingkatan
Sistem tingkatan yang
harus
dilalui oleh seorang praktisi Aikido
hampir sama
dengan
yang
digunakan oleh
seni
beladiri
asal
Jepang
lainnya,
yaitu
(mudansha, tidak
memiliki dan) untuk tingkat dasar dan Shodan (yudansha, memiliki
dan = ahli) untuk tingkat mahir.
Praktisi
yang
berada
di 
tingkat
kyu  6  sampai
kyu  4 
menggunakan
tanda
berupa sabuk yang berwarna putih, sementara praktisi
yang
mencapai
tingkatan kyu 3
sampai
1
menggunakan sabuk
berwarna
cokelat.
Adapula
dojo
yang
menerapkan
sabuk 
kyu 
sampai 
tetap 
berwarna 
putih. 
Shodan 
adalah 
tingkatan 
yang
selanjutnya; praktisi
yang
mencapai
tingkatan
ini
ditandai
dengan
sabuk
yang
berwarna hitam
serta
aksesoris
tambahan berupa
celana
panjang
bernama hakama.
Celana seperti ini biasa dipakai oleh para samurai pada zaman dahulu.
Tingkat
Sabuk
Warna
Tipe
kyu
Putih
Mudansha
shodan
Hitam
Yudansha
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter