Home Start Back Next End
  
25
dirikan
dinasti
baru
bernama
Dinasti
Isyana
yang pemerintahannya
berada
di
Jawa
timur.
Semenjak ditinggalkan
karena
berpindahnya
wilayah pemerintahan,
Candi Prambanan mulai
terlupakan
sehingga
tidak terawat
dan mengalami
kehancuran di
sana-sini
karena
gempa
bumi
dan
letusan
gunung merapi,
sampai
tumbuhnya
pepohonan
hingga merubah
wilayah
candi
menjadi
seperti
hutan.
Hingga pada
sekitar
tahun
1733
an  
saat
seorang Belanda
bernama
C.A.
Lons
menemukan kembali
candi
Hindu terindah ini
dan kemudian
melaporkan
kepada pemerintah
Hindia-Belanda,
sehingga dimulailah
pemugaran
besar-besaran
oleh
beberapa
arkeolog Belanda,
dan
dilanjutkan oleh pemerintah
Indonesia, dan dapat dinikmati hingga
sekarang.
2.2.3.3 Sekilas mengenai Kompleks Candi Prambanan
Candi
Prambanan
menjulang tinggi
setinggi
47
meter
yang
sesuai
dengan
keinginan
sang pendirinya,
yaitu
menunjukan
kemegahan
agama
Hindu
di
tanah Jawa.
Candi
Prambanan
adalah
candi 
yang 
dibuat 
untuk 
di 
persembahkan 
kepada 
Sang 
Hyang
Trimurti yaitu 3 dewa utama dalam ajaran agama Hindu, yaitu
Batara
Brahma
(Dewa pencipta), Batara
Wisnu
(Dewa pemelihara), dan
Batara  Siwa  (Dewa  Pelebur),  oleh  karena
itulah  terdapat  3  candi
utama
di
kompleks
Candi
Prambanan,
dan
yang
terbesar
dan
berada
di
tengah
adalah
candi
Batara
Siwa,
karena
Hindu
yang
dianut
pada
zaman itu adalah Hindu Siwa, pada candi Siwa terdapat 4 ruangan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter