Home Start Back Next End
  
26
ruangan
pertama berisikan
arca
Batara Siwa
yang
menghadap
Timur,
sedangkan
tiga ruangan
lainnya berisikan
arca Betari
Durga
(Sakti
atau pasangan
Batara Siwa) di ruangan sebelah
utara, Batara Agastya
(Resi atau
guru Batara Wisnu) di ruangan sebelah selatan, dan
Batara
Ganesha
(Putra dari
Batara Wisnu
dan
Dewi
Uma) di
sebelah
barat.
Sedangkan
candi
yang berada
di
sebelah
kiri
dari
arah
jalan
masuk
menuju
pelataran
candi
adalah
candi
Batara
Brahma,
dimana
hanya
ada satu ruangan
yang berisikan arca
Batara
Brahma, begitu pula
dengan candi
yang berada
di sebelah kanan dari jalan
masuk
menuju
pelataran candi, candi tersebut di dedikasikan untuk Batara Wisnu.
Pada
dinding
candi
Batara
Siwa
terdapat
ukiran
atau  
relief
yang
bercerita tentang
wiracarita Ramayana,
ciptaan
Resi
Walmiki,
yang pahatan
nya
sangat
mirip
dengan
cerita
yang diturunkan
secara
lisan, cerita ini
mengelilingi
Candi Siwa dan
selesai
di
Candi Brahma
dengan
memutar mengikuti
arah
jarum
jam
atau
disebut
dengan
Mapradaksina dalam bahasa Jawa kuno, daksina sendiri berarti timur.
Namun  pada  candi 
wisnu,  relief  bercerita  mengenai  Krishnayana,
yaitu  cerita  mengenai  Sri  Krishna  avatar  atau  penjelmaan 
Batara
Wisnu saat menjadi manusia, dan menyelamatkan kehidupan manusia.
Setiap candi utama
memiliki candi pendamping
yaitu
candi
yang
di
persembahkan
untuk
para
Wahana
(kendaraan)
Sang
Hyang
Trimurti, ketiga
candi
ini
semuanya
menghadap
barat, candi
Angsa
(selatan) untuk candi Batara Brahma, candi Nandini (tengah) untuk
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter