|
1.
Faktur (Penjualan Kredit)
Apabila diterbitkan faktur (penjualan kredit), berarti timbul piutang dagang.
Transaksi tersebut selain dicatat pada rekening buku besar Piutang Dagang (di
sisi debit), dan rekening Penjualan (di sisi kredit); juga harus dicatat (di sisi
debit) dalam rekening pembantu Piutang kepada pelanggan tertentu.
2.
Bukti Kas Masuk
Apabila diterima sejumlah uang dari pelanggan sebagai pelunasan utang
pelanggan, maka transaksi ini selain dicatat rekening Kas (di sisi debit), dan
rekening Piutang Dagang (di sisi kredit); juga dibukukan (di sisi kredit) rekening
pembantu piutang pada pelanggan tertentu.
3.
Bukti Memorial
Bila terjadi retur penjualan, dan penghapusan piutang maka bukti transaksi yang
digunakan adalah bukti memorial. Bila terjadi retur penjualan, maka selain
dibukukan pada rekening buku besar Retur Penjualan (di sisi debit), dan rekening
Piutang Dagang (di sisi kredit); juga dibukukan (di sisi kredit) rekening
pembantu piutang pada pelanggan tertentu.
Jurnal atas pembayaran piutang adalah :
Kas
xxx
Piutang Dagang
xxx
2.2.5 Pengertian Sistem Pengendalian Internal
Menurut Jones Rama (2006, p103), sistem pengendalian internal adalah Internal
control is a process, effected by an entitys board of directors, management, and other
|