Home Start Back Next End
  
personnel, designed to provide reasonable assurance regarding achievement of objectives in
the following categories: effectiveness and efficiency of operations; reliability of financial
reporting; and compliance with applicable laws and regulations”,
Yang berarti bahwa
pengendalian internal merupakan suatu proses, yang dipengaruhi oleh para pemimpin
perusahaan manajemen, dan karyawan lainnya, yang didesain untuk menyediakan kepastian
yang beralasan dalam rangka pencapaian atas tujuan-tujuan dalam kategori berikut : efisiensi
dan efektivitas atas operasi; keandalan atas pelaporan keuangan; dan keselarasan dengan
peraturan dan hukum yang berlaku.
Menurut Warren (2005, p183-184), pengendalian intern adalah kebijakan prosedur
yang melindungi aktiva perusahaan kesalahan penggunaan, memastikan bahwa informasi
usaha yang disajikan akurat dan meyakinkan bahwa hukum serta peraturan telah diikuti.
2.2.5.1 Unsur dan Tujuan Pengendalian Intern
Menurut Jones dan Rama (2006, p105), komponen-komponen pengendalian
intern, antara lain :
1.
Pengendalian lingkungan menunjuk pada kumpulan faktor-faktor luar organisasi
dan yang mempengaruhi kesadaran karyawannya.
2.
Penilaian resiko adalah identifikasi dan analisis resiko-resiko yang turut campur
tangan dengan pemenuhan pengendalian intern.
3.
Pengendalian aktivitas adalah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur yang
dikembangkan organisasi untuk menunjuk resiko.
a.
Tinjauan kriteria adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan analisis atas
kinerja meliputi perbandingan antara hasil aktual dengan anggaran,
perkiraan-perkiraan, standar-standar dan data-data periode sebelumnya.
b.
Pemisahan tugas melibatkan penugasan tanggung jawab otorisasi transaksi,
pelaksanaan transaksi dan pencatatan transaksi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter