![]() 26
3.
Pemahaman terhadap angka
Anak
mampu berhitung
dan
berhubungan
dengan
kuantitas
4.
Empati
Anak
menjadi
lebih
mampu
untuk
membayangkan
perasaan
orang
lain
5.
Teori akal
Anak
menjadi
lebih sadar terhadap
aktivitas
mental
Kekurangan
atau
keterbatasan
pada tahap
pra-operasional
yaitu :
1.
Pemusatan
Anak
memusatkan
pada satu aspek
dari situasi,
dan
mengabaikan
Aspek-aspek
yang
lain
2.
irreversibilitas
Anak
gagal
dalam
memahami
kegiatan
dapat dibalik,
dengan
artian
Mengembalikan
ke posisi sebenamya
3.
Penalaran transduktif
Anak
tidak
menggunakan
penalaran
induktif
atau
deduktif,
mereka
melompat
pada satu fakta
ke fakta
lain
4.
Egosentrisme
Anak
menganggap
pemikiran
orang
lain
dan perasaan
orang
lain
Seperti apa yang
mereka
lakukan
5.
Animisme
Anak
menanggap
hidup objek-objek
yang tidak
hidup
6.
Ketidak mampuan membedakan penampakan dan kenyataan
Anak merasa
kebingungan
dengan
kondisi
sesungguhnya
pada sesuatu
yang tampak
secara
luarnya
|